Laman

Friday, June 25, 2010

Abang, Ijinkan Dinda Nonton Bola



Assalamu’alaykum wr. wb. 

Dengan nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Keseluruhan puja-puji hanya bagi Allah, Rabb semesta alam. Semoga keselamatan dan kesejahteraan dilimpahkan atas Nabi Muhammad, utusan-Nya yang mulia

Abang Yasir yang Dinda cintai,

Maafin Dinda ya Bang! Secara dulu sewaktu ta’aruf Dinda tidak memberitahu Abang tentang hobi Dinda ini. Ya, baiklah. Sekarang Dinda akan menjelaskan. Hobi Dinda adalah menonton pertandingan sepak bola. Awalnya Dinda suka nonton bola Cuma karena ngikut temen. Sewaktu Dinda masuk SMA, televisi sering menyiarkan pertandingan sepak bola luar negeri, terutama Liga Italia dan Liga Inggris. Wuih, seru banget!

Pokoknya tidak ada pertandingan yang terlewatkan. Tidak peduli besok ada ulangan atau tidak. Yang jelas, besok di kelas pasti ada diskusi hangat seputar pertandingan semalam. Yang tidak nonton, dijamin menyesal. Yang pasti, kelas akan ramai dengan obrolan pertandingan semalam, apalagi kalau pertandingannya ‘Derby Della Madonnina...’lebih seru lagi bang!!. Bakalan ngerumpi seharian siapa yang menang, siapa yang yang dapat kartu merah. Oh iya bang, tim favorit Dinda itu Inter Milan. Dulu sampai hafal para pemainya sampai dengan posisinya


Bang, dulu dengan hobi Dinda nonton bola, paling tidak ada yang menemani Bapak nonton. Penghuni rumah lainnya gak ada yang suka nonton. Biasanya kami berdua akan bersorak-sorak ramai dan saling adu komentar. Pokoknya seru! dan yang pasti “I Love You Daddy” ( Eh iya, kalau diperhatiin bapak kan mirip David Beckham, iya kan bang!) hihihi...


Lantas saat Dinda “jadi akhwat” berjilbab dan kuliah, hobi itu tidak bisa Dinda tinggalkan . Apalagi banyak muslimah lain yang punya hobi sama. Jadi Dinda pikir hobi Dinda ini tidak menyebabkan keislaman dan kemuslimahan Dinda “dianulir” dan menjatuhkan studi Dinda.
 



 
 

Abang Yasir yang Dinda cintai

Sekarang pun Dinda masih hobi menonton bola, walau sudah tidak seperti dulu. Katanya sih menyia-nyiakan waktu dan biaya. Karena dulu Dinda bela-belain beli tabloid olahraga dan majalah untuk menambah wawasan persepakbolaan. Seiring berjalannya waktu, sekarang Dinda udah jarang nonton bola, mungkin karena kesibukan dan juga karena harga tabloid yang semakin mahal sehingga jarang membelinya.

Alasan lainnya, karena pemain sepak bola sekarang banyak yang keren-keren. Siapa yang tahan sama si imut Fabregas? Si ganteng Casillas? Atau tatapan maut Kaka’...? Terus terang, Dinda takut tergoda. (Jangan marah ya, cuma becanda kok. Lagian, mereka bukan muslim, dan Dinda juga sudah menjadi istri abang) 


Abang Yasir, kalau dipikir-pikir sepak bola itu juga mirip proses kehidupan di dunia lho. Seperti pemain bola kita sudah tahu, bagaimana menggiring bola kehidupan kita agar selamat sampai gawang tujuan. Lawan atau rintangan hidup sebagai ujian dan cobaan harus terus kita hadapi dengan cerdik. Jangan bermain curang dan kasar (Ingat Materazzi dan Zidane di final Piala Dunia 2006?), sebab Islam mengajarkan kejujuran dan kelembutan. 


Namun jangan pula cengeng. Kalau kita terjatuh karena dijegal lawan, bangkit lagi! Kejarlah bola kembali, walau harus jatuh bangun. Tapi itu bukan ebrarti menyerang membabi buta. Bagaimana pun kita harus punya taktik dan strategi serta kemampuan membaca permainan lawan agar dapat menguasai lapangan. Konsistenlah dengan posisi masing-masing dan laksanakan tugas dengan istiqamah supaya tercipta kesatuan yang solid. 

Kemudian di atas segalanya, ada Wasit atau Hakim yang Maha Bijaksana yang menentukan semuanya. Pluit-Nya yang sesekali berbunyi, semoga hanya berisi “kartu kuning” atau peringatan, bukan kartu merah.




Abang Yasir yang amat Dinda sayangi,

Cukup kiranya penjelasan Dinda ini. Dinda berjanji akan membatasi diri terhadap berbagai hal yang kurang berguna. Bukan karena Abang semata, tapi di atas segalanya karena mengharap keridhaan Allah saja. Tapi tolong izinkan Dinda sekali-sekali menonton sepak bola, khususnya kalau Robin van Persie yang main. Abang tidak usah cemburu, walau—katanya sih—dia Muslim, tapi sudah punya Istri kok.


Hampir lupa, nanti malam pertandingan Brazil vs Portugal, temenin Dinda nonton yah bang!! Tapi sayang, si ganteng Kaka’ kena kartu merah. “I Love You Bang” ( Eh Iya, Abang makin ganteng kalo pake baju bola, mirip Kaka’...hihihi...)

Semoga kasih sayang Allah tercurah pada kita sekalian. Amin.

Wassalamu’alaykum

Dinda


0 komentar: