Labels
- Cerpen (4)
- Coretankuh (7)
- Diary Sepi (16)
- Essai (3)
- Kontemplasi (2)
- Menenun Jalinan Cinta (3)
- Refleksi dan Inspirasi (4)
Sinuba Sinukarsa
Powered by Blogger.
Popular Posts
Wednesday, April 21, 2010
Inter Milan dan Jalan Para Pemenang
6:57 PM | Diposkan oleh
Salman
Kata ibuku, kesulitan itu serupa
jalan dan peluang. Lantas aku bertanya, bukankah aku lebih baik menghindarinya?
“ tidak nak!! ia menyelimuti peluang serupa telur yang dibungkus cangkang, kau
harus melaluinya. Kesulitan pula yang menyingkirkan para pesaing sehingga
semakin mudah kau berjalan”.
Mungkin diantara kita sedang berada
diantara penjara kesulitan, dan kesempatan yang kita miliki terasa kecil
sekali. Tadi malam saya menonton pertandingan liga champions antara Inter Milan
dan Barcelona . Ada sesuatu yang hebat disana, tim sekelas Inter Milan
yang notabene jarang menjuarai kompetisi liga champions dapat memukul telak
tamunya Barcelona
dengan skor 3-1. kemenangan itu adalah sebuah kemenangan yang sangat luar
biasa, kata sang pelatih Jose Maurinho. Dengan materi pemain yang dibawah
lawannya, tetapi dengan optimisme, terus berusaha dengan sebaik-baiknya,
kesempatan sekecil apapun menunjukan masih adanya harapan.
Kawan, saya tak lagi membahas
pertandingan Inter Milan versus Barcelona . Tetapi, jika pada malam tadi Si La
beneamata kalah atau saat kenyataan tak sesuai impian apa yang hendak
dilakukan?? Mungkin hal tersebut, saat kenyataan tak sesuai dengan impian
sering juga melanda pada diri kita.
Banyak orang yang merasa
frustasi, kecewa ketika kenyataan tak sesuai dengan impian. Sebagai contoh, ada
seorang anak yang ingin kuliah di universitas A tapi nyatanya biaya tak
mencukupi atau tidak lolos UM nya. Atau, mereka yang merantau ke kota besar, bermimpi
ingin mendapat pekerjaan bertaraf nasional atau internasional tapi nyatanya
yang didapat pekerjaan yang biasa-biasa saja. Ada juga seorang pengusaha yang ingin
mendapatkan keuntungan hingga 2 kali lipatnya malah akhirnya mengalami
kebangkrutan.
Kawan, apa yang kita harapkan
kadang-kadang memang tak sesuai dengan apa yang kita cita-citakan atau impikan.
Seperti sebuah rel kereta api, antara kenyataan dan impian tak pernah bertemu
ujungnya. Pernah suatu ketika, 4 dari 8 proyek yang telah kami selesai
kerjakan, hasilnya tak dapat kami uangkan. Bahkan sampai perusahaan konsultan
kami harus menanggung beberapa hutang dan akhirnya terpuruk. Nah, ketika kita
berada dalam kondisi-kondisi seperti diatas, apa yang hendak kita lakukan?
1. Bertindaklah secara fleksibel dan dinamis
Jika kita benar-benar ingin
menggapai kesuksesan, maka diperlukan “kesiapan” untuk bertindak fleksibel dan
dinamis terhadap setiap perubahan yang terjadi. Konon bambu adalah tanaman yang
paling fleksibel. Coba perhatikan ketika ada badai besar, tak jarang kita
melihat banyak pohon yang memiliki batang besar tumbang! Apa sebab? Sebab
mereka tidak kuat menahan beban yang diterima.
Namun coba tengoklah bambu!
Karena batangnya lentur, bambu dapat dengan leluasa bergerak ke segala arah,
dan jarang tumbang. Nah begitupun dengan kita! jika kita berpikir dinamis dan
fleksibel, maka kita akan lebih tahan menghadapi tantangan dan perubahan serta
segala masalah yang dating.
2. Berpikirlah bahwa INILAH yang terbaik untuk
kita.
Saat kenyataan tidak sesuai
dengan impian, percayalah bahwa inilah yang terbaik untuk kita. Kita tidak
pernah tahu scenario yang telah ditetapkan-Nya. Karena, segala sesuatu yang
menurut logika kita baik, bias jadi justru sebaliknya di mata Tuhan. Berpikirlah
positif apapun yang terjadi pada diri kita, jangan biarkan setiap kegagalan membuat
kita kecewa apalagi sampai frustasi yang berlarut-larut.
Kawan, apa yang pernah kau
lakukan jika impianmu tak tercapai? Saya biasa mengatakan:
“ sudahlah Candra, kau tak perlu
kecewa, don’t ask me why, It is good for you! Sekarang dengarkan baik-baik,
Tuhan akan menggantinya dengan yang lebih baik! Tuhan tahu kamu orang yang baik
dan bijaksana, hidupmu penuh dengan kelimpahan, dan kamu memang selalu
dilahirkan untuk selalu menjadi pemenang”.
Apa yang saya lakukan diatas
adalah afirmasi. Afirmasi, kata beberapa trainer motivasi adalah kata-kata
positif yang diucapkan berulang-ulang dan diyakini untuk membentuk citra
positif untuk mengurangi sikap-sikap negative dalam diri kita. Kata-kata
afirmasi ini bias kita buat atau rancang sendiri, dan lalu bisa diucapkan
secara verbal atau dalam hati. Itu ilmu yang pernah saya dapat dari Mas Didik
Hermawan. Katanya, yang mulai berkecimpung di dunia Hypnotherapy, afirmasi itu
akan “terekam” oleh alam bawah sadar kita. Dan jika terus-menerus diucapkan dan
dengan penuh keyakinan, maka kita sedang atau akan menjadi seperti itu adanya,
yang kita ucapkan. Dengan kata lain afirmasi itu sama seperti doa.
Okay, selanjutnya, meski apa yang
kita harapkan belum sesuai dengan impian, namun kita harus….
3. Tetap
siapkan mental PEMENANG
Saat kita mengalami kegagalan,
lebih baik instropeksi diri daripada menyalahkan takdir, siapa tahu memang kita
belum siap jadi pemenang. Bisa jadi kesuksesan membuat diri menjadi sombong, dan
karena saking sayangnya Tuhan kepada kita, Ia tidak mau hamba Nya berbuat dosa.
Tak ada jalan pintas menuju
sebuah kesuksesan. Mungkin ada, seperti Gayus misalnya. Tapi??? Malam minggu
kemarin, tak sengaja saya bertemu pengusaha kertas dari Mojokerto di sebuah
kedai kopi. Dia sedang mengalami keterpurukan atas usahanya, dan sedang
berusaha bangkit kembali. Memang liku hidup setiap manusia tidak sama. Tapi
ingat, kesempatan untuk menang selalu terbuka bagi siapa saja, tanpa
terkecuali!
Rejeki dan kemenangan sungguh tak
terkira banyaknya dari Tuhan, dan masih menggantung dilangit. Sekarang tinggal
cara kita, apakah mau meraihnya? Ataukah mengharap turun dengan sendirinya?
Kita semua tahu, yang namanya kemenangan selalu dimiliki oleh mereka yang tak
pernah berhenti berusaha. The last but not least…, terkadang Tuhan menutup pintu
yang satu untuk membuka pintu yang lain.
Okay, sekedar diary penyemangat
jiwa saya yang masih jauh dari sebuah kata sukses. Teringat sebuah pesan dari Mas
Sakti Wibowo “ PEMENANG bukanlah mereka
yang berlari paling DEPAN, tetapi mereka yang TETAP BERTAHAN hingga akhir
PERTANDINGAN”.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)




0 komentar:
Post a Comment