Laman

Monday, April 5, 2010

Manusia Kampret

 
Tak ada alasan untuk gagal!! Yap, itulah ilmu baru yang saya dapat malam dulu  bersama  mas  Didik Hermawan. Sebuah kelompok ditanya, siapa yang tidak bisa berenang? beberapa mengacungkan jari. Lalu  mereka menjawab alasan kenapa  tidak bisa berenang, takut, trauma, tidak ada fasilitas, dan lain-lain. Lalu ditanya lagi, siapa yang bisa berenang? sebagian mengacungkan jari. Kemudian pertanyaan  kembali  dilepaskan, apa mereka pernah mempunyai ketakutan yang sama sebelumnya dengan yang tidak bisa berenang? jawabnya, YA.  Lantas kenapa ada yang bisa dan ada yang tidak bisa? ternyata perbedaannya adalah; meski dengan rasa takut yang sama, fasilitas seadanya yang serupa, kesulitan yang tidak berbeda, yang bisa berenang tetap mencoba dan berlatih sambil membawa mimpi yang dengannya derita bisa terlampaui.

'Tidaklah Allah membebani seorang kecuali sebatas kemampuannya" (QS. Al Baqoroh: 286).

Sebuah nasehat motivasi dari Sang Maha Kuasa.

Jangan jadi 'manusia kampret', bergantung terus sama orang lain. Sebuah pertanyaan besar, kita sering merasa diri kita tidak ternilai. Sebagian benar, tapi berapakah nilai kita sebenarnya? beberapa menggunakan kecukupan finansial dengan mengkalkulasikannya untuk beberapa hal sehingga dihasilkan pendapatan berupa uang yang mampu kita capai. Banyak dari kita yang cuma bernilai 2000, 3000, sampai 7000, itulah nilai kita sebenarnya, itupun bagi yang senang bekerja (walaupun bekerja itu tidaklah buruk ). Memang betul, kebanyakan kita masih menjadi 'manusia kampret' yang bergantung terus sama orang lain, tak mencoba untuk belajar mandiri. Dan, pertanyaannya: 'se-kampret apakah kita?'

0 komentar: